Wanita Inspiratif - Belajar Memahami Warisan Budaya

       Pada era modern seperti saat ini , tentu tak mudah menjalankan usaha dengan produk yang merupakan warisan budaya. Akan tetapi , wanita inspiratif ini baertahan menjalankan usaha songket dan bertekad terus mengembangkan bisnis turun-temurun ini.

      Nyimas Widy, wanita asal kota Palembang ini memiliki bakat dan keahlian seperti kedua orang tuanya yang tidak lain adalah seorang pengrajin songket. Kerajinan itu pula yg sedang ditekuni oleh Nyimas saat ini, sudah cukup lama ia menjalaninya. Sejak tahun 1994 ketika ia baru saja lulus dari pesantren. Nyimas sudah belajar menenun songket sejak masih duduk di bangku sekolah. Perlahan ia mempelajari tahap demi tahap cara pembuatan songket hingga ia bisa memahami dan menguasai prosespembuatannya. Tentunya proses belajar itu dalam bimbingan dan pantauan orang tuanyasehingga ia bisa meneruskan usaha orangtuanya.
 
Songket


     Salah satu tujuan uatamanya meneruskan usaha kreatif dan inovatif ini adalah agar ia bisa memperkenalkan songket sebagai kerajinan dan ciri khas kota Palembang, agar generasi baru terus mengetahui keberadaan songket dan kerajinan ini tidak hilang dan musnah. Bertahan mengembangkan warisan budaya yg nyaris dilupakan banyak orang bukanlah hal yg mudah. Akan tetapi, Nyimas berupaya bisa bertahan dengan melakukan berbagai inovasi kreatif. Cara yg dilakukannya antara lain dengan mengembangkan design-design songket terbaru dari yang unik sampai yg terlihat mewah. Selain memadu padankan motif dan design , Nyimas juga rajin mengikuti berbagai pameran.

       Dengan kegigihannya memulai usaha dan melihat peluang baru , Nyimas mampu meraup omzet hingga 60 juta rupiah. Wajar saja Nyimas bisa memperoleh omzet yg begitu besar karena memang songket terbilang mahal dan semua bahan baku pembuatannya adalah hasil produk dalam negeri.

      Dalam pandangannya, bisnis songket ini sangat menguntungkan dan sebagai langkah menjaga warisan budaya sehingga tetap perlu terus dipertahankan. Ian memiliki tips agar songket bisa awet dan tahan lama disimpan. Yaitu, setelah songket dipakai sebaiknya dibentangkan dan diangin angin di tempat yang teguh, setelah itu digulung di kertas kopi, lali ditaburi merica butir agar songket tidak mudah digigit oleh binatang perusak songket.

     Dari sini kita bisa belajar dan terinspirasi oleh wanita penerus budaya ini, agar kita tidak melupakan dan serta merta menghilangkan budaya kita.
Categories: ,

1 comment:

  1. Artikel yang Bagus gan....saya suka dengan artikel anda

    ReplyDelete

    Follow Me

    Followers